Selasa, September 20

Jemari

Jemari nenari. Tiada henti. Menrangkai kata. Berubah menjadi kalimat. Mengkristal menjadi mutiara. Yang mampu menggugah. Yang mampu membuka gelap. Tabir kegelapan tersingkap. Saat mereka memulai akainya.pada akhirnya, pena akan berbicara. Tentang harapan. Tentang perjuangan. Tentang semua yang diinginkan oleh umat. Yang merindukan surganya. Merindukan sebuah kehidupan yang damai sejahtera. Berjalan dinuka bumi dengan ridha ilahi. Semua karena jemari. Maka, hangan henti menarikannya. Karena tariannya begitu berarti. Apa yangbia goreanya merupakan harapan dunia. Seluruhnya. Termasuk aku yang sedang menanti janjinya.

#MuslimahMenulis
#MenulisItuBerbagi
#Fastwriting
#Jemari
#AkademiMenulisKrearif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkata baik atau diam!