Tak ingin kuterperosok ke dalam lubang kesemuan
Janji yang mulia kujaga di dalam ruang ketaatan
Kutepikan duri
Kutanam bunga-bunga sabda di taman-taman yang dirahmati
Terkadang, bentangan pelangi menyita perhatian
Mengubah atmosfer pengorbanan serasa pengap menyesakkan
Ingin rasanya kuingkar pada janji yang kuukir manis dalam kesadaran
Namun, peri-peri tak bersayap senantiasa mengokohkan benteng pertahanan
Kuhiasi ruang penantian dengan kebenaran janji
Kuseret mayat-mayat tidur ke dalam peti kehidupan hakiki
Menelankan mereka pil kebangkitan
Membebaskan mereka dari badai yang melenakan
Ruang penantian semakin benderang
Kala kuakarkan janji tuk menjadi 'petualang'
Kubasuh noda yang mustahil tersamar
Kususuri 'lautan dengki', meski terkadang kuharus terdampar
Langit seakan bergemuruh menyambut sumpah setia
Shaf-shaf kata terucap dalam isak yang teriring do'a
Kuharap penantian ini tak sia-sia
Kuingin petik buah manis penantian di singgasana surga
RWijaya
Samarinda, 06/10/16, 19.31
#latepost
#FridayMoment
#230916
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkata baik atau diam!